MEMPERDALAM ILMU EKONOMI MONETER UNTUK MENUJU INDONESIA MAJU
Nama : Mei
NIM : B1A119151
Kelas : B
Kebijakan Moneter
Kebijakan moneter merupakan proses mengatur
persediaan uang sebuah negara untuk mencapai tujuan tertentu misalnya menahan
inflasi, mencapai pekerja penuh atau lebih sejahtera. Kebijakan moneter dapat
melibatkan pengaturan standar bunga pinjaman, “margin requirement“,
kapitalisasi untuk bank atau bahkan bertindak sebagai peminjam usaha terakhir
atau melalui persetujuan melalui negosiasi dengan pemerintah lain.
Jenis-jenis Kebijakan Moneter
1. Kebijakan Moneter Ekspansif
Kebijakan Moneter Ekspansif
sering disebut kebijakan uang Longgar (easy money policy) ialah kebijakan yang
mengatur jumlah uang yang dipasok dalam perekonomian. Caranya dengan menurunkan
suku bunga, membeli sekuritas pemerintah oleh bank sentral, dan menurunkan
persyaratan cadangan untuk bank. Kebijakan ekspansif juga akan menurunkan
tingkat pengangguran dan merangsang aktivitas bisnis atau kegiatan belanja
konsumen.
2. Kebijakan Moneter Kontraktif
Kebijakan Moneter Kontraktif
adalah suatu kebijakan dalam rangka mengurangi jumlah uang yang beredar.
Kebijakan ini dilakukan pada saat perekonomian mengalami inflasi. Disebut juga
dengan kebijakan uang ketat (tight money policy). Kebijakan moneter kontraktif
(monetary contractive policy) yang disebut kebijakan uang ketat (tight money
policy) ialah kebijakan mengurangi jumlah uang yang beredar.
Tujuan utama dari kebijakan ini
adalah menurunkan tingkat inflasi. Tujuan kebijakan moneter kontraktif adalah
mengurangi jumlah uang beredar dalam perekonomian. Tujuan tersebut dapat
dicapai dengan meningkatkan suku bunga, menjual obligasi pemerintah, dan
menaikkan persyaratan cadangan untuk bank.
Mekanisme transmisi kebijakan moneter
Mekanisme transmisi
moneter mengacu pada proses di mana tingkat kebijakan ditransmisikan melalui
ekonomi dan pada akhirnya mempengaruhi tingkat inflasi. Suku
bunga kebijakan atau suku bunga acuan adalah salah satu alat
kebijakan moneter untuk mempengaruhi jumlah uang beredar di samping persyaratan
cadangan dan operasi
pasar terbuka.
Suku
bunga sebagai alat kebijakan moneter
Ketika bank sentral
ingin menghindari hiperinflasi, ia akan mengadopsi kebijakan
moneter ketat dengan menaikkan suku bunga kebijakan. Peningkatan dalam
suku bunga kebijakan mengurangi tingkat pertumbuhan jumlah
uang beredar dalam perekonomian. Ini kemudian
mengurangi permintaan agregat dan melemahkan pertumbuhan
ekonomi dan memoderasi tingkat inflasi.
Saluran
mekanisme transmisi kebijakan moneter: Kasus suku bunga bunga yang lebih rendah
Penurunan
suku bunga pinjaman
Bank-bank komersial
merespons pemotongan suku bunga kebijakan dengan menurunkan suku bunga
kredit. Akibatnya, rumah tangga dan bisnis meminjam lebih banyak karena
lebih murah.
Agen
ekonomi menjadi lebih optimis
Rumah tangga dan bisnis
menjadi lebih percaya diri
Suku
bunga sebagai alat kebijakan moneter
Harga aset cenderung naik. Itu
karena nilai sekarang dari perkiraan arus kas masa depan meningkat.
Pahami Pasar Uang dan
Pasar Modal Sebelum Berinvestasi!
Mungkin Anda sering mendengar istilah pasar
uang dan pasar modal. Apalagi jika Anda baru mulai memiliki keinginan untuk berinvestasi.
Tapi apa itu sebenarnya pasar uang dan pasar modal? Bagaimana cara kerja dari
pasar uang dan pasar modal dalam menjalankan kegiatan investasi dan membantu
Anda dalam menjalankan investasi dengan baik. Jika Anda sudah memiliki niat
yang mantap dalam berinvestasi, pemahaman terkait pasar uang dan pasar modal
menjadi salah satu elemen penting agar dapat mengurangi risiko kesalahan dalam
berinvestasi.
Dalam memahami pasar uang dan pasar modal,
Anda perlu tahu jika pasar uang dan pasar modal tidak merujuk kepada suatu hal
yang sama meskipun sama-sama berpengaruh sebagai sarana investasi dan memiliki
kesamaan di berbagai aspek. Tapi pasar uang dan pasar modal memiliki pembeda
yang perlu Anda pahami. Mari mulai dengan mencari tahu terlebih dahulu terkait
pengertian pasar uang dan pasar modal.
Pengertian pasar uang
dan pasar modal
Pasar uang merupakan sebuah mekanisme pasar
yang memungkinkan bagi seseorang untuk dapat melakukan transaksi melalui bank
maupun lembaga sekuritas keuangan bukan bank. Pasar uang juga diartikan
sebagai tempat bagi sebuah pihak atau perseorangan untuk dapat meminjam dana
dengan tingkat bunga sebagai imbalan atau keuntungan yang ditawarkan kepada
pemberi dana. Transaksi yang dilakukan di pasar uang sendiri bisa dilakukan
secara sendiri atau juga bisa dilakukan melalui perantara atau broker.
Transaksi peminjaman dana yang dilakukan di pasar uang juga memiliki jangka
waktu yang cenderung pendek, yaitu berkisar dari satu hari hingga satu tahun
maksimal.
Dalam transaksinya, pasar uang memiliki
beberapa instrumen di dalamnya yang secara umum instrumen ini hadir dalam
bentuk surat berharga. Berikut adalah daftar surat berharga yang bisa
diperdagangkan melalui pasar uang.
- Surat Berharga Pasar Uang
(SBPU).
- Sertifikat Bank Indonesia
(SBI).
- Deposito
- Promissory Notes.
- Treasury Bills.
- Banker’s Acceptance.
- Commercial Paper.
- Call Money.
Pengertian pasar modal secara luas merupakan
sebuah tempat bertemunya investor dan emiten. Investor dalam pasar modal
merupakan pihak yang memiliki dana, sedangkan emiten merupakan pihak yang
biasanya berasal dari badan usaha yang membutuhkan modal. Pasar modal cenderung
menawarkan pendanaan jangka panjang. Untuk itu instrumen yang diperdagangkan
dalam pasar modal biasanya berupa saham, obligasi, serta reksadana. Di luar itu, pasar
modal juga memiliki instrumen lainnya seperti exchange traded fund (ETF)
dan derivatif.
Perbedaan pasar uang
dan pasar modal
Setelah mengetahui tentang pengertian pasar
uang dan pasar modal, mari lanjut untuk menemukan perbedaan dari kedua tempat
tersebut.
- Perbedaan
pasar uang dan pasar modal terkait jangka waktu dan kelola
Meskipun menawarkan transaksi pembiayaan yang
berjangka, pasar uang dan pasar modal memiliki perbedaan dalam jangka waktu
yang ditetapkan. Pasar uang dapat menjadi tempat bertemunya pemilik dana dan
peminjam dana secara langsung, Pertemuan tersebut biasanya bersamaan dengan
penawaran transaksi dalam jangka pendek. Sedangkan pasar modal menawarkan
investor penanaman modal dalam jangka panjang melalui instrumen-instrumen yang
ditawarkan. Meskipun memiliki perbedaan terkait jangka waktunya, baik pasar
uang dan pasar modal sama-sama dikelola oleh pihak profesional yang dapat
menjamin aktivitas investasi Anda berjalan dengan lancar
- Perbedaan
pasar uang dan pasar modal berdasarkan otoritas tertinggi
Pasar uang dan pasar modal sama-sama berfungsi
dalam ranah ekonomi namun, keduanya memiliki perbedaan dari sisi otoritas atau
pengawas tertingginya. Pasar uang diatur oleh bank sentral dan di Indonesia
yang memiliki otoritas atas pasar uang adalah Bank Indonesia. Untuk pasar
modal, Kementerian Keuangan Republik Indonesia merupakan otoritas tertinggi
yang mengawasi kegiatan di bursa efek.
- Perbedaan
pasar uang dan pasar modal dari segi risiko
Membicarakan tentang risiko, sebagai sarana
dari investasi baik pasar uang dan pasar modal menawarkan risiko yang beragam.
Meskipun begitu, investasi di pasar uang akan menawarkan profil risiko yang
lebih rendah dibandingkan dengan pasar modal. Risiko yang lebih rendah ini juga
berkaitan dengan penanaman modal yang cukup rendah di pasar uang. Anda dapat
mulai berinvestasi di pasar uang dengan modal modal yang terjangkau.
Sedangkan pasar modal menawarkan profil risiko
yang lebih fluktuatif. Salah satu instrumen pasar modal yang berpotensi
memiliki risiko yang relatif tinggi di antara lainnya adalah saham. Saat Anda
membeli saham sebuah badan usaha di pasar modal, Anda perlu paham bahwa akan
ada risiko nilai saham tersebut turun hingga mencapai titik likuiditas. Risiko
tersebut akan membawa kerugian dengan nilai yang cukup besar. Meskipun memiliki
risiko kerugian yang cukup besar, sebagai alat investasi, pasar modal juga
menawarkan keuntungan yang cukup besar juga.
Keuntungan investasi
pasar uang dan pasar modal
Sebagai sebuah alat atau sarana investasi,
tentu saja baik pasar uang dan pasar modal menawarkan keuntungan yang
berpotensi meningkatkan kekuatan finansial Anda sebagai investor. Sebelum
memulai, Anda pun harus memahami tentang keuntungan investasi di pasar uang dan
pasar modal agar dapat menentukan investasi terbaik yang sesuai dengan
kepribadian Anda.
- Keuntungan
investasi pasar uang
- Pergerakan
nilai stabil
Saat Anda pertama kali memulai berinvestasi
baik di pasar uang dan pasar modal, tentu saja Anda menginginkan pergerakan
nilai aset yang stabil sehingga Anda bisa menerka-nerka terkait kapan Anda akan
mendapatkan keuntungan secara finansial yang baik. Dengan menawarkan pergerakan
nilai aset yang cenderung stabil, investasi di pasar uang mungkin merupakan
sarana investasi yang cocok bagi Anda sebagai pemula. Diketahui bahwa pasar
uang menawarkan pergerakan sekaligus peningkatan nilai aset yang stabil hingga
5 persen setiap tahunnya.
- Tingkat
likuiditas tinggi
Dengan menawarkan skema penanaman modal jangka
pendek, pasar uang juga menawarkan tingkat likuiditas yang tinggi. Dengan kata
lain, Anda bisa dengan mudah mencairkan keuntungan bahkan modal yang sudah Anda
tanamkan kapan saja sesuai dengan kebutuhan Anda.
- Mulai
berinvestasi di mana saja
Berbeda dengan pasar modal, Anda bisa mulai
berinvestasi di pasar uang tanpa harus ke luar rumah. Investasi pasar uang ini
biasanya dikelola oleh pihak bank, sehingga Anda hanya perlu menghubungi pihak
bank untuk bertransaksi. Bahkan kini, Anda juga bisa berinvestasi di pasar uang
secara digital dengan akses internet
- Keuntungan
investasi pasar modal
- Dapat
digunakan sebagai jaminan
Jika Anda terdaftar memiliki aset investasi yang
berasal dari pasar modal, Anda dapat memanfaatkan kepemilikan tersebut sebagai
jaminan dalam pengajuan utang. Di Indonesia, agunan saham termasuk dalam
praktik yang sah untuk digunakan sebagai agunan atau jaminan utang.
- Tingkat
keuntungan yang relatif tinggi
Dengan berinvestasi di pasar modal, Anda
memiliki potensi untuk mendapatkan keuntungan finansial yang tinggi. Keuntungan
finansial ini tidak hanya bersifat pada kenaikan nilai modal yang Anda miliki
atau capital gain, tapi Anda juga berhak mendapatkan dividen dari
investasi yang Anda miliki.
- Pilihan
instrumen yang beragam
Sebagaimana yang telah diinformasikan
sebelumnya, pasar modal menawarkan beragam pilihan instrumen investasi.
Banyaknya pilihan modal ini akan memberi keuntungan dalam memudahkan Anda
menemukan instrumen investasi mana yang cocok dengan kepribadian Anda.
Untuk berinvestasi di pasar uang dan pasar
modal, keduanya merupakan langkah yang tepat jika Anda ingin mulai mencari
strategi baik dalam meningkatkan kekuatan finansial Anda. Sebagai pemula, reksa dana dan obligasi merupakan pilihan
yang baik sebagai instrumen investasi karena dianggap memiliki profil risiko
yang tidak terlalu tinggi, cenderung rendah, namun dapat memberikan Anda
kesempatan untuk mendapatkan keuntungan finansial yang relatif besar.
Materi sangat mudah dipahami. Terima kasih kak☺
BalasHapusMa Sya Allah.. dapat menambah wawasan, dan materinya sangat mudah d pahami
BalasHapusMaterinya sangat bagus dan mudah dipahami
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusUrainnya mampu dipahami dengan cepat krna penjelasan dari materinya cukup jelas..
BalasHapusMateri Nya Mudah dipahami
BalasHapusMateri sangat bagus dan mudah untuk dipahami
BalasHapusBagusss
BalasHapusPembahasan materinya sudah cukup menggambarkan mengenai judul besarnya. Informasi yang bermanfaat. Terima kasih!
BalasHapusPembahasan materinya sangat mudah dipahami. Terima kasih kak
BalasHapusMaterinya bagus,mudah di pahami dan sangat menarik
BalasHapusPembahasan yang menarik yang hrus di konsumsi oleh masyarakat publik dan ini berdampak positif buat mindset pemikiran
BalasHapusTerimakasih materinya sangat bermanfaat
BalasHapusMaterinya sangat menarik dan mudah dipahami terima kasih atas materinya kak👍👍👍
BalasHapusKeren,Tulisan MEMPERDALAM ILMU EKONOMI MONETER UNTUK MENUJU INDONESIA MAJU sangat penting untuk generasi muda,Agar perekonomian di Indonesia bisa menjadi lebih baik
BalasHapusPembahasan Materi yang sangat baik dan mudah di mengerti/di pahami Good job👍
BalasHapusMaterinya sangat bagus
BalasHapusMudah untuk di pahami,dan semoga bermanfaat bagi yang memahami
Pembahasan yg menarik dan mudah dipahami tentang materi ilmu ekonomi moneter dan harapan saya dgn materi yg dipaparkan ini mampu sampai kepada pemahaman masyarakat dan mampu di jalankan dengan baik oleh pemangku kebijakan agar mewujudkan cita cita nenek moyang kita untuk memajukan Indonesia agar mampu bersaing dengan negara-negara maju.
BalasHapusSemoga materinya bermanfaat 👍
BalasHapusTerimakasih Materinya mudah dipahami, bisa dijadikan bahan Untuk lebih mengenal moneter itu sendiri...
BalasHapusmantap 👍
BalasHapusMaterinya sangat bermanfaat dan menambah wawasan
BalasHapusMasya Allah materinya sangat bagus dan mudah dipahami 👏👍
BalasHapusBagus, mantap, 👍
BalasHapusMantap 👍
BalasHapusMantap kaka
BalasHapus